Cara ngilangin Bau Peuteuy /PETE


Written on August 9, 2008 – 6:48 pm | by arizalfauzi

Peteuy
insan muda sekalian pasti tau dong pete ( peteuy in sunda ), yoi pete itu dari luar negri..hahaa ngaco.sebelum kita bahas gimana cara ngilangin bau tak sedap pasca makan pete, kita bahas dulu manfaat pete.
Dibalik baunya yang
sangat menyengat, ternyata buah pete mempunyai beragam khasiat untuk
mengatasi maupun mencegah berbagai jenis penyakit. Pete mengandung
kombinasi 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang
dikombinasikan dengan serat.

Kombinasi kandungan ini mampu
memberikan dorongan tenaga yang instan, namun cukup lama dan cukup
besar efeknya. Riset membuktikan dua porsi pete mampu memberikan tenaga
yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit.

Makanya
jangan heran jika buah tropis ini adalah buah yang disukai oleh para
atlet top. Penelitian juga membuktikan bahwa pete tidak hanya
memberikan energi, namun juga mampu mencegah bahkan mengatasi beberapa
macam penyakit dan kondisi buruk.

Berikut khasiat dari buah pete :

Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita
depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini
terjadi karena pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah
tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax, memperbaiki
mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

PMS (premenstrual syndrome)
Jika mengalami PMS saat ‘tamu’ datang, anda tidak perlu minum pil ini
ataupun itu, cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung
pete mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.

Anemia
Dengan kandungan zat besi yang tinggi, pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.

Tekanan darah tinggi
Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium, tetapi rendah garam,
sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu
tingginya, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk
melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan
resiko tekanan darah dan stroke.

Kemampuan otak
200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong dengan mudah melalui
ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan, istiraha,
dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan
kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin
waspada.

Sembelit
Karena kandungan serat yang tinggi, maka pete akan mempermudah
menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan
ini tanpa harus kembali ke laksativ.

Obat mabuk
Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan "penyakit" mabuk adalah
milkshake pete, yang dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu
menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula
darah yang jatuh, sedangkan susu akan menenangkan dan kembali
memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.

Kekenyangan
Pete memiliki efek antasid pada tubuh, sehingga bila dada anda terasa
panas akibat kebanyakan makan, cobalah makan pete untuk mengurangi
sakitnya.

Mual di pagi hari
Makan pete diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.

Gigitan nyamuk
Sebelum anda meraih krim gigitan nyamuk, coba untuk menggosok daerah
yang terkena gigitan dengan bagian dalam kulit pete. Banyak orang
berhasil mengatasi rasa gatal dan bengkak dengan cara ini.

Untuk saraf
Pete mengandung vitamin V dalam jumlah besar, sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.

Kegemukan
Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan
pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang
menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000
pasien di rumah sakit, peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang mejadi
gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.
Laporan menyimpulkan bahwa, untuk menghindari nafsu memakan makanan
karena panik, kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan
ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan
kadarnya tetap.

Luka lambung
Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena
texturnya yang lembut dan halus. Buah ini adalah satu-satunya buah
mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus
yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi
iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.

Mengatur suhu tubuh
Banyak budaya lain yang melihat pete sebagai buah ‘dingin’ yang mampu
menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya. Di
Belanda misalnya, ibu hamil akan makan pete untuk meyakinkan agar si
bayi lahir dengan suhu tidak tinggi.
Seasonal Affective Disorder (SAD) (penyakit emosional yang kacau)
Pete dapat membantu penderitas SAD kerena mengandung pendorong mood alami, tryptophan.

Merokok
Pete dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan
B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu
tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin

Stress
Kalium adalah mineral penting, yang membantu untuk menormalkan detak
jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan
tubuh. Ketika kita stress, kecepatan metabolisme kita akan meningkat,
sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat
diseimbangkan lagi dengan bantuan makan petai yang tinggi kalium.

Stroke
Menurut riset dalam "The New England Journal of Medicine," makan pete
sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian
karena stroke sampai 40%.

Caplak
Mereka yang suka berpaling pada pengobatan alami akan berani bersumpah,
jika anda ingin mematikan caplak, maka ambil sepotong pete, dan
letakkan di caplak itu. Tetap pertahankan pete itu dengan menggunakan
plester!

Nah loh!! banyak kan manfaat pete? tapi gimana si cara ngilangin BAU PETE?
yah gampang gampang aja..
lu cukup makan JENGKOL. dijamin bau pete yang abis lu konsumsi ilang dengan cepat ^^

Jengkol



  1. One Response to “Cara ngilangin Bau Peuteuy /PETE”

  2.   By nina on Sep 10, 2008 | Reply

    huuuuuuuuuuuuuuuuuuuwwwwwwwww,,
    boromah gw nungguin…
    eghhhhhhhhhhhhh,,
    malah di kasih jengkolllll
    hwahahahaha…

Post a Comment